Arduino: Mudah belajar robotik (keren)!

Beberapa pertanyaan sempat masuk ke inboks saya terkait dengan bagaimana belajar robotika dengan mudah.. yach begitulah… semua kepenginnya belajar dengan mudah (dan juga kalo bisa murah).. Baiklah akan saya jawab melalui tulisan di blog saya ini…

Okey! Kalo perkara “mudah” atau “murah” itu relatif sifatnya, namun yang pasti, sahabat saya mas Firmansyah Saftari telah membuatkan buku untuk belajar robotika, pake Arduino, judulnya “Proyek Robotik Keren dengan Arduino” (gambar cover-nya ada di samping).

Well mengapa pake platform Arduino? Yach begitulah, Arduino sudah dikenal dengan platform untuk belajar dan mengembangkan aplikasi berbasis mikrokontroler yang mudah (dan juga relatif murah). Penjelasan detil ya tentu saja ada di website Arduino-nya. So belajar robotika menggunakan Arduino diharapkan menjadi lebih mudah (dan juga relatif lebih murah).

Continue reading

Advertisements
Posted in arduino, Mikrokontroler, robotika | Tagged , , | Leave a comment

Arduino Day: Seminar Arduino dan Internet of Things

Tanggal 1 April merupakan ulang tahun Arduino atau sebagai Arduino Day, Komunitas Arduino Joglosemar, dengan koordinator Lintang Wisesa, mengadakan kegiatan seminar dan workshop pada tanggal 1 April 2017, yang dibagi menjadi sesi seminar dan sesi workshop oleh dirakit.com. Tempat penyelenggaraan-nya di Padepokan ASA, Wedomartani, Ngemplak, Sleman, Yogyakarta.

Dalam kesempatan tersebut, kedua pembicara memaparkan hal-hal yang terkait antara Arduino dengan dunia Internet maupun Masyarakat, sebagai solusi the Internet of Things juga sebagai solusi permasalahan yang ada di masyarakat, misalnya saja dalam kesempatan tersebut Aulia memaparkan bagaimana dengan Arduino bisa membantu peternakan ayam. Sedangkan Agfianto memaparkan tiga hal, yaitu konsep atau dasar IoT, Pengenalan Arduino serta beberapa contoh aplikasi berbasis Arduino dan IoT.

Jika Anda tidak berkesempatan hadir, atau hadir tapi ingin melihat kembali streaming acara tersebut silahkan menyaksikan video berikut…

Posted in arduino, Mikrokontroler | Tagged , , , , | Leave a comment

Instrumentasi 2016: Alat Ukur Parameter Tanam utk Tanaman Lombok dalam Pot

  • Naskan (16/403702/PPA/05219)
  • Bagus Kusuma (16/403667/PPA/05184)
  • Teguh Setyobudi Aribowo(16/403718/PPA/05235)

Dalam percobaan ini akan dibangun sebuah alat ukur yang dapat digunakan untuk menentukan parameter tanam suatu tanaman, dalam hal ini adalah tanaman lombok dalam pot, apakah memiliki kriteria yang baik atau tidak. Contoh parameter tanam tersebut diantaranya tingkat keasaman tanah, tingkat kelembaban tanah serta suhu dan kelembaban sekitar tempat menanam tanaman. Hal ini didasari pada kenyataan dilapangan bahwa selama ini para petani masih menggunakan cara tradisional dalam menentukan parameter-parameter tersebut. Contohnya seperti hanya berdasarkan pengamatan saja, trial and error atau berdasarkan pengalaman-pengalaman sebelumnya atau pengalaman dari petani lain. Tidak ada metode khusus yang digunakan yang mana memiliki nilai kepastian tentang parameterparameter tersebut. Sehingga tak jarang banyak permasalahan yang dihadapi petani dilapangan dalam upaya menanam tanaman lombok dalam pot ini diantaranya tanaman yang lama berbuah karena kurang subur (tingkat keberhasilan rendah) atau sebaliknya tanaman menjadi busuk karena kondisi tanah yang terlalu basah.

Dari permasalahan-permasalahan diatas kemudian muncullah gagasan untuk merancang peralatan ini. Sehingga dengan dibangunnya alat ukur ini diharapkan dapat membantu para petani diantaranya untuk dapat dengan cepat mengetahui kualitas parameter tanam tersebut dan tentu saja diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan tingkat keberhasilan dari kegiatan penanaman tanaman lombok dalam pot. Dengan menggunakan alat ini dapat dengan cepat dilakukan penentuan nilai-nilai parameter tanam yang baik bagi tanaman lombok dalam pot dan memberikan nilai yang pasti.

Unduh PDF lengkap disini!

Posted in arduino, instrumentasi, Mikrokontroler | Leave a comment

Instrumentasi 2016: Pengukuran Lingkungan Kumbung Jamur Tiram

  • Faisal Fajri Rahani (16/403676/PPA/05193)
  • Prasetya Aditama S.P. (16/403704/PPA/05221)

Budidaya jamur tiram perupakan budidaya tanaman yang tidak mengenal musim. Untuk mendukung budidaya jamur tiram dibutuhkan kumbung jamur sebagai ruangan tempat menyimpan media tumbuhnya tanaman jamur. Kumbung jamur merupakan bagian terpenting dalam budidaya jamur tiram. Untuk mendapatkan hasil tanaman jamur yang baik, maka diperlukan kondisi kumbung jamur yang lembab. Kelembaban kumbung jamur perlu dijaga agar tidak terlalu rendah ataupun terlalu tinggi. Jika kelembaban kumbung jamur terlalu rendah, akan mengakibatkan pertumbuhan tanaman jamur tiram terhambat atau bahkan tanaman jamur tiram tidak akan tumbuh. Apabila kelembaban kumbung jamur terlalu tinggi, hal tersebut merupakan salah satu penyebab munculnya ulat pada tanaman jamur tiram. Petani jamur tiram cenderung menggunakan pestisida untuk membasmi ulat yang muncul tersebut.

Petani jamur tiram yang masih merawat dengan cara tradisional perlu menyirami kumbung jamur untuk menjaga kelembaban dan suhu kumbung jamur. Banyaknya penyiraman juga bergantung pada cuaca dan iklim pada saat itu. Jika dirasa kelembaban kumbung jamur kurang, maka petani akan menambah penyiraman kumbung jamur. Apabila sudah cukup lembab, baru petani akan berhenti menyirami kumbung jamur. Begitu pula untuk menjaga suhu kumbung jamur, petani juga masih menggunakan teknik penyiraman. Hal tersebut yang dapat menyebabkan kelembaban kumbung jamur yang berlebih pada saat dirasa suhu sudah sesuai oleh petani jamur tiram. Keluar masuknya cahaya ke dalam kumbung jamur juga berada dibawah kendali dari petani. Jika dirasa cahaya pada kumbung jamur terlalu terang, secara manual petani harus mengurangi bukaan jendela. Begitu pula sebaliknya jika cahaya pada kumbung jamur terlalu gelap, petani harus menambah bukaan dari jendela.

Petani tradisional masih belum menggunakan alat ukur yang sesuai untuk mengontrol aspek pertumbuhan jamur tiram. Petani masih menggunakan indra perasa manusia untuk menentukan kondisi pada kumbung jamur. Berdasarkan dari latar belakang permasalahan yang telah diuraikan sebelumnya, maka dibutuhkannya suatu sistem alat pengukuran yang mampu membantu petani dalam mengontrol aspek pertumbuhan tanaman jamur tiram.

Unduh PDF lengkap disini!

Posted in arduino, instrumentasi, Mikrokontroler | Leave a comment

Instrumentasi 2016: Pengukur Detak Jantung

  • Budi Setyawan (15/391242/PPA/05028)
  • Deny Rahmalianto (16/403671/PPA/05188)

Tugas mata kuliah instrumentasi S2 ILKOM 2016 ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat instrumentasi detak jantung yang mampu menampilkan detak jantung per menit (BPM / beat per minute), dan dapat melekat (wearable) pada penggunanya. Teknik instrumentasi detak jantung yang digunakan adalah dengan metode tidak langsung, yaitu dengan memanfaatkan pembuluh darah, dengan melakukan sadapan atau sensor pada aliran darah tersebut.

Unduh PDF lengkap disini!

Posted in arduino, instrumentasi, Mikrokontroler | Leave a comment

Belajar Sensor dan Aktuator menggunakan Grove Starter Kit

Pendahuluan

Grove is a modular electronics platform for quick prototyping that does not involve soldering or bread boarding. Simply plug the Grove modules into the Grove shield and leverage the example code provided for each Grove module. The Grove Starter Kit contains a multitude of sensors and actuators, so you can start messing around with projects. (Grove at Wikipedia)

Pernahkah sobat terbayangkan membuat purwarupa pengukur suhu dengan tampilan LCD tanpa harus menggunakan breadboard atau solder-menyolder, cuman colokin-colokin saja kayak lego? Atau bikin kontrol servo menggunakan potensiometer? Atau bikin kontrol LED menggunakan sensor cahaya?

Yah bisa jadi penggunaan breadboard atau kegiatan solder-menyolder menjadi hambatan untuk tetap terus belajar… atau memang enggan pake simulator yang harus di-crack sehingga merasa berdosa menggunakan perangkat lunak ilegal… lagian juga kalo bisa dicoba secara nyata… secara real, why not? iya nggak…?

[jika Anda berdomisili di DIY atau Jawa Tengah, bergabunglah dengan komunitas Arduino Joglosemar]

Nah alhamdulillah… sudah ada yang bikin modul dengan nama Grove Starter Kit yang berisikan sekitar 11 modul plus 1 buah shield dasar (base shield) yang bisa digunakan bersama dengan Arduino — sebuah platform mikrokontroler yang saat artikel ini ditulis mengalami booming alias nge-trend luar biasa!

Tentang Grove

Grove Starter Kit

Sejak awal, Grove memang ditujukan untuk sarana belajar yang praktis, seperti pada Lego, bagian-bagian sensor dan aktuatornya dibikin dalam bentuk modul-modul yang tinggal dicolokin ke base shield yang sudah disediakan.

Continue reading

Posted in arduino, Mikrokontroler | Tagged , , , | 1 Comment

Multithreading Pada Mikrokontroler

multithread sulhanMultithreading artinya mengerjakan banyak tugas atau thread sekaligus. Pembagian waktu adalah kuncinya. Thread yang banyak tidak bekerja terus-menerus, melainkan sering berada dalam kondisi menunggu. Biasanya, kondisi menunggu diwujudkan dengan loop yang panjang, yang disebut delay. Kebanyakan, program sederhana akan melewatkan
kondisi menunggu begitu saja tanpa melakukan apa-apa. Jika program berlaku seperti itu, sementara masih banyak pekerjaan lain yang belum selesai, maka “keputusan” tersebut menjadi sia-sia belaka.

Ada yang disebut teknik Sleep, ketika suatu thread hanya sedang menunggu. Thread tersebut menyerahkan jatah waktunya kepada thread lain yang membutuhkannya. Ada lagi teknik dinamis, ketika suatu thread dibutuhkan dan dibuat. Ketika sudah tidak dibutuhkan, thread akan dihapus. Masih ada banyak teknik lain yang dibahas dalam buku Teknik Pemrograman dan Multithreading Pada Mikrokontroler karya Sulhan Setiawan (klik disini untuk order).

Untuk siapa buku ini?

Continue reading

Posted in Mikrokontroler | 4 Comments